Bumi Tak Romantis Bagi Pernikahan di Indonesia?
Sepertinya Ibu Bumi (masih) dianggap tidak (atau belum?) menjadi bagian yang romantis untuk pernikahan pada umumnya di Indonesia (padahal notabene semua pasangan menikah dengan memijak bumi, secara harfiah). Dan sepertinya semua pernikahan harus tentang kedua mempelai semata atau tentang bentuk resepsinya sendiri saja. Beberapa perias pengantin lokal bahkan pernah mengatakan pada saya, sebuah pernikahan
haruslah mewah dan glamor, tidak boleh tidak.
Mewah dan glamor terbilang relatif. Tidak ada aturan baku, apalagi aturan yang ‘benar’ tentang penyelenggaraan upacara dan resepsi pernikahan. Menikah secara mewah dan glamor maupun tidak, semua sah-sah saja. Tetapi mengingat begitu banyaknya buangan yang bisa dihasilkan dari satu acara pernikahan saja, bukankah lebih bijak untuk turut menurunkan ego sebagai raja-dan-ratu-sehari dan dengan rendah hati berkata, “Pernikahan ini bukan hanya tentang kami dan keluarga, tetapi juga tentang Ibu Bumi”?
Seorang kenalan berpendapat bahwa industri pernikahan saat ini masih banyak ‘dikuasai’ oleh mereka yang masih sejalan dengan pikiran orang tua pada umumnya: pernikahan masih dipandang sebagai penjaga atau peningkat gengsi keluarga besar. Dia meramalkan kalau pernikahan di negara ini bisa lebih menggebrak dengan konsep kesederhanaan (termasuk ramah bumi) kira-kira saat kami yang berusia dua-tiga puluhan sudah memiliki anak-anak yang sudah dewasa. Lama, ya?
Saya sendiri percaya, semuanya bisa dimulai pelan-pelan sedari saat ini juga. Sederhananya, bisa dipelopori dengan membiasakan gaya hidup ramah lingkungann yang dimulai dari rumah. Saat gaya hidup hijau sudah membekas dalam hati dan diri, kita akan secara alami menginginkan segala elemen dalam kehidupan kita juga ‘berbau hijau’ — tata kantor, kebiasaan berkendara, hingga penyelenggaraan pernikahan. Semuanya membutuhkan waktu, tetapi tentunya akan ada waktunya di mana yang ’serba hijau’ terlihat sebagai pilihan paling bijak dan tepat. Siapa bilang bumi tak romantis?
This post was written by GuestEditor

I just stopped by your blog and thought I would say hello. I like your site design. Looking forward to reading more down the road.
[Translate]